Record The Journey and Thoughts

Tuesday, 29 August 2006

Indonesian By Japanese

Prof Nagano, staf pengajar Nihon University memberikan kuliah intensive course dalam bidang Asian Agriculturedi IDEC Hiroshima University. Beliau sering menjadi konsultan pertanian di negara-negara Asia termasuk Indonesia.


Ada beberapa hal yang menggelitik yang beliau utarakan sewaktu membahas tentang Indonesia:

1. Orang Indonesia suka rapat dan membentuk panitia macam-macam.Setiap ada kegiatan selalu di rapatkan dulu, tentunya dengan konsumsinya sekalian. Setelah rapat perlu dibentuk panitia kemudian diskusi berulang kali,saling kritik, dan merasa idenya yang paling benar dan akhirnya pelaksanaan tertunda-tunda padahal tujuannya program tersebut sebetulnya baik.

2. Budaya Jam Karet Selain dari beliau, saya sudah beberapa kali bertemu dengan orang asing yang pernah ke Indonesia. Ketika saya tanya kebudayaan apa yang menurut anda terkenal dari Indonesia dengan spontan mereka jawab : Jam Karet! Saya tertawa tapi sebetulnya malu dalam hati.Sudah sebegitu parahkah disiplin kita?

3. Kalau bisa dikerjakan besok kenapa tidak (?) Kalau orang lain berprinsip kalau bisa dikerjakansekarang kenapa ditunda besok? Saya pernah malu juga oleh tudingan Sensei saya sendiri tentang orang Indonesia. Beliau mengatakan, Orang Indonesia mempunyai budaya menunda-nunda pekerjaan.

4. Umumnya tidak mau turun ke Lapangan Beliau mencontohkan ketika dia mau memberikan pelatihan kepada para petani, pendampingnya dari direktorat pertanian datang dengan safari lengkap padahal beliau sudah datang dengan work wear beserta sepatu boot. Pejabat tersebut hanya memberikan petunjuk tanpa bisa turun ke lapang, kenapa? Karena mereka datangnya pakai safari dan ada yang berdasi. Begitulah beliau menggambarkan orang Indonesia yang hebat sekali dalam bicara dan memberikan instruksi tapi jarang yang mau turun langsung ke lapangan.

Saya hanya ingin mengingatkan bahwa kita sudah terlalu sering dinina-bobokan oleh istilah indonesia kaya,masyarakatnya suka gotong royong, ada pancasila,agamanya kuat, dan lain-lain. Dan itu hanyalah istilah, kenyataannya bisa kita lihat sendiri. Ternyata negara kita hancur-hancuran, bahkan susah untuk recovery lagi, mana sifat gotong royong yang membuat negara seperti Korea, bisa bangkit kembali. Kita selalu senang dengan istilah tanpa action. Kita terlalu banyak diskusi,saling lontar ide, kritik, akhirnya waktu terbuang percuma tanpa action. Karena belum apa-apa sudah ramai duluan. Kapan kita akan sadar dan intropeksi akan kekurangan-kekurangan kita dan tidak selalu menjelek-jelekkan orang lain? Selama itu belum terjawab kita akan terus seperti ini, menjadi negara yang katanya sudah mencapai titik minimal untuk disebut negara beradab dan tetap terbelakang disegala bidang. Mudah-mudahan pernyataan beliau menjadi peringatan bagi kita semua, terutama saya pribadi agar bisa lebih banyak belajar dan mampu merubah diri untuk menjadi yang lebih baik.

Ahmad Darobin Lubis
Graduate School for International Development and Cooperation (IDEC)
Hiroshima University

***

* from anaknegeri

SMS Selebriti

"Masyarakat yang merasa ‘tertipu’ disebabkan oleh kesalahpahaman persepsi/pengertian atas iklan di TV yang sepertinya menjanjikan hubungan interaktif antara penggemar dengan artis/selebritis yang disukai/dipilih. Pada kenyataannya layanan SMS yang ditawarkan sesungguhnya hanya berupa layanan SMS satu arah, bukan interaktif langsung dengan si artis yang dimaksud. Penggemar yang mendaftar untuk layanan SMS Selebriti tersebut akan menerima tiap satu atau dua hari sekali berita dari selebriti pilihannya dan setiap pesan yang diterima dikenakan biaya antara Rp. 1000 - 1300 per SMS. Penggemar memang dapat mengirimkan SMS kepada selebriti melalui nomor akses 9090 namun tidak akan diterima oleh selebriti langsung tetapi ditampung pada website Fanmail yang disediakan oleh PT Code Jawa untuk ± 180 selebriti.

"Cuplikan dari BRTI tersebut dapat diambil kesimpulan bahwa selama ini layanan premium call maupun sms premium terkesan ada unsur penipuan. Ini mungkin berita lama yang mungkin agak basi, tp sampai dengan hari ini masih ada sebagian masyarakat yang merasa dirugikan dengan adanya sms-sms serupa.

Yang pernah saya alami adalah berhubungan dengan layanan sms selebriti. Sebenarnya bukan saya sih, melainkan teman saya. Namun teman saya itu tidak tau harus bagaimana dan kemana menyelesaikan masalahnya. Waktu itu tidak ada cara menghentikan sms2 yang masuk. Saya coba membantunya dengan menghubungi CS operator yang dia pakai. Jawaban CS amat tidak memuaskan, saya hanya diberi nomer pstn supaya menghubungi penyedia layanan sms selebriti yaitu PT COde Jawa. Tentu saja saya geram karena untuk menghubungi nomer itu kena biaya yang mahal, posisi saya berada di luar kota. Waktu itu teman saya tidak mau bertele2, akhirnya dia ganti nomer aja.

Penyedia layanan info semacam itu memang menjengkelkan. Mereka memanfaatkan kelengahan dari pengguna HP dengan iming2 fasilitas/hadiah/bonus, sehingga tertarik untuk mencoba reply. Padahal sekali reply sudah dianggap berlangganan. Yang lebih parah, mereka tidak menjelaskan aturan main yg detil spt biaya, jumlah info per hari, cara unsubscribe, dll. Mestinya proses register tidak semudah itu, harus ada serangkaian konfirmasi, setuju or not. Waktu itu memang belum ada solusi yang diberikan oleh penyedia layanan, mungkin belum banyak pengaduan. Kalo konsumen yang awam itu berasal dari kalangan menengah ke bawah tentu aja amat dirugikan, karena harus sering isi ulang pulsanya.

Semoga BRTI (Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia) benar2 telah menindaklanjuti jika penyedia layanan itu tetap nakal. Seperti halnya yang dilakukan terhadap PT Code Jawa untuk mengganti format/bentuk iklan layanan SMS Selebriti versi televisi sehingga lebih menegaskan bahwa konsumen hanya akan mendapat informasi berupa agenda kegiatan selebriti, pesan/opini pribadi dan komunikasi hanya bersifat satu arah dan juga harus mencantumkan/menginformasikan nomor telepon Customer Service mereka sebagai pusat layanan keluhan/pengaduan/gangguan sejak awal pelanggan mengajukan permintaan berlangganan layanan SMS Selebriti tersebut.

BRTI juga meminta agar para operator selektif dalam memilih content provider agar hanya content yang bermanfaat serta mengandung unsur pendidikan yang dapat diajak kerjasama, apakah itu untuk SMS maupun Premium Call. BRTI tidak akan segan-segan untuk mengeluarkan peringatan terhadap content provider yang nakal serta operator itu sendiri jika ada pengaduan masyarakat yang merasa dirugikan termasuk unsur esek-esek pada premium call.

Bila ada di antara anda, teman dan sodara anda yang sedang bingung dan ingin berhenti dari layanan sms selebriti bisa dengan kirim sms dengan ketik salah satu di bawah ini:
untuk salah satu selebriti: unreg (spasi) nama selebriti
untuk semua selebriti: unreg
kemudian kirim ke 9090
***
Comments:

masku juga pernah coba2,agak beruntung karena ada info tarif dan cara berhenti langganan. Tapi bikin sebel juga karena tiap hari dapat sms dan pulsanya berkurang terus, dan ketika pulsanya enggak ada, ehhh juga enggak dapat sms, pinter juga ya. Akhirnya dia berhenti langganan aja. Ahhh.... kebanykan rakyat Indonesia emang masih mudah dikibuli dan sering terbuai mimpi tak pasti dengan iming2 dapat hadiah gede....(termasuk judikah?)
# posted by mrbink : 29/8/06 12:02 PM

jaman sekarang bedanya tipis bgt antara judi ato bukan. ya tergantung masing2 orang, bisa memanfaatkan ato memubazirkan fasilitas :)
# posted by LadyElen : 29/8/06 1:25 PM

alhamdulillah, sudah ada fatwa HARAM dari MUI.sayangnya masih banyak yg teriming2i dg gaya hidup hedonis, dengan mengeluarkan uang kecil hanya untuk mengirim biaya sms Rp 2000 mengharapkan hadiah undian yg besarnya jutaan rupiah.temanku sampai saat ini belum bisa keluar dari jeratan 9400. setiap minggunya dia nerima sms 3 kali alias pulsanya di potong Rp 6000!!. sudah coba ketik reg offatau unreg malah kepotong tiap sms Rp 2000 tapi ga berhenti juga. Luucunya lagi dia malah mengirim sms ke nomor 9400 berupa makian malah di potong Rp 2000 per sms. Sayang banget udah kusuruh ke GRAPARI gak pergi2 juga tuh anak. padahal kalo menguhunbuing 116 kan selalou gagal. sayangnya (lagi) udah 3 bulan baru (sampai komentar ini ditulis masih belum bisa juga.
# posted by chodirin : 19/9/06 11:32 AM

Monday, 28 August 2006

Mimisan..

Rupanya Allah amat sayang sama aku.. semoga apa yang aku alami merupakan kifarah, penghapusan dosa2 aku yang kecil maupun besar dan dosa yang aku sadari ato engga.. amin ya robbal alamiinn..

Bulan Agustus ini, masa ujian buat aku. Sejak awal Agustus aku kena typhus. Setelah sakit typhus reda, aku sempat didera sakit kepala yang amat sangat suakiit, sampai akhirnya aku nambah libur kerja. Sakit itupun sekarang dah lenyap. Beberapa hari kemudian tiba2 aku mimisan, tepat jumat sore (24/8/06). Setelah darahnya berhenti ngalir, aku kira ga akan keluar lagi, sebab kata orang mimisan bisa jadi indikasi bahwa sakit (kepala ato kecapekan) yang telah kita alami sudah sembuh.

Tetapi besok sorenya aku mimisan lagi, bahkan sampe malam. Mau ga mau kakakku berusaha mencari jalan supaya darah dari hidungku bisa mampet, akhirnya dia minta daun sirih pada tetangga yang kebetulan punya pohonnya di depan rumah. Sempat mapet sih, namun esok paginya pas bangun tidur aku ngerasa ada yang ngalir dari hidungku. Kirain alergi karena hawa dingin, memang biasanya bersin2 trus berair. Ternyata aku mimisan lagi, kali ini lebih deras dengan disertai gumpalan. Pagi2 dah bertamu ke tetangga hanya mau minta daun sirih lagi :(Kakakku sempat menanyakan pada temannya yang seorang dokter, katanya disuruh nyoba minum transamin 3x1. Oh noo...obat lagi?? kemaren selama sakit typus kenyang sama obat, tapi...ga ada salahnya mencoba, demi kesembuhan. Untung aja adekku mau terbang ke apotek untuk beli resep itu. (Padahal menghindari ke dokter biar ga dapat obat...). Selama mimisan ga ada gejala lain sih, normal2 aja termasuk masih napsu makan. Bisa jadi hari minggu kemarin aku disibukkan dengan acara mimisan..Pagi ini, disaat akan memulai aktifitas di hari baru di awal minggu..mimisan itu datang lagi. Berarti dah 4 hari aku mimisan. Mau ijin kerja lagi? engga ah, aku masuk kerja aja, selama aku masih kuat berdiri. Kasian temen2ku yang nggantiin tugasku, kemaren dah kebanyakan ijin. Mereka juga punya kesibukan sendiri. Untung aja bosku dan teman2 kerjaku pengertian sama kondisi aku..Kl masih berlanjut..terpaksa kudu diperiksain ke dokter or rumah sakit. Kl menyangkut 'kepala' kan kawatir juga.. Semoga ga ada lagi deh gejala2 sakit lagi...
***

Comments:

WAduuhhh..kok sakitnya datang bertubi-tubi to mbak?Semoga lekas sembuh semua seperti sedia kala, bersyukur kemudian bisa beraktivitas lagi.
# posted by bambang dwi atmoko : 28/8/06 8:41 PM

Ya yang sabar, karena sakit adalah ujian dari 4wI...
# posted by bejo : 29/8/06 2:16 PM